Delima


Ketika tamat SD ayah mengirim ku ke kota yang kata guru "kota neraka". Tapi bukan ke Neraka aku ke surganya tepat menjadi santri. Masa kecil hidup di kampung hanya mendengar radio. Dangdut adalah favorit "delima" adalah judulnya.

Masa kecil itu, juga lagu favorit itu juga terekam, jadi lawakan didengar oleh berpasang telingga. Tapi tak terekam dihati. Lelocun itu meski malu tapi tetap kusukai. Ya, sebuah lirik "delima abang pulang".

Delima, jika itu lagu ia adalah favorit yang selalu di dengar kala itu. Jika ia buah maka ia adalah buah surga. Jika ia nama maka aku ingin mengenal sebagai keluarga.

Kau tau delima, ya itu memang buah surga yang diturunkan tuhan kebumi, selain buah Tin, Zaitun, Anggur, dan Kurma. Budaya juga mengenal, delima melambangkan kesuburan dan Panjang usia. Orang Cina misalnya menyajikannya sewaktu upacara perkawinan karena ia dianggap lambang Kesuburan, Kemakmuran dan Keturunan besar.

Apapun itu, delima selalu special bukan, entah itu lagu, buah atau bahkan nama.
Mungkin besok sari delima bisa dibuat ekstraknya. Hahahaha, konon.

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2015 Bang Bintang, All rights reserved