Tentang Cinta dan LGBT, Mari Meninjau LGBT dari Sudut Manapun


Mari sedikit meninjau tentang LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) yang akhir-akhir ini sangat marak di beritakan Media, yang jelas bukan saya yang mendukung tapi bisa saja Medianya. Ah, medianya cucok deh.

Lalu mari kita meninjau dari sudut-kesudut, melihat dari berbagai arah, dari sisi-kesisi, dari situ kesini apakah LGBT benar ?

Menurut Budaya Indonesia.
Tak perlu membahas Indonesia sampai kepancasila, mari kita melihat budaya Indonesia Soal kata "Homo " misalnya, rasanya tabu berkali-kali. Rasanya ada rasa jijik sendiri jika mendengar kata Homo bukan ?. Selain itu indonesia terkenal dengan Rasa Malu, ya rasa malu yang kuat. Seseorang akan sangat tidak suka jika di ejek Bencong, Waria dan sebagainya. Bukankah itu semua adalah sebuah budaya bahwa Indonesia sangat anti dengan yang namanya LGBT itu. Ya Budaya Indonesia Adalah Kearifan Lokal dan lestarikanlah itu.

Menurut Agama Benarkah LGBT ?
Saya sendiri seorang muslim, saya sering diceritakan tentang Kisah Nabi Luth dan Kaum Sodom yang menyukai sesama jenis yang pada akhirnya di Azab, agama Islam sangat melarang keras LGBT ini.

Dan saya rasa tak ada agama yang memperbolehkan LGBT, jika ada mungkin itu adalah agama di planet nun jauh disana, yang bukan agama Jin dan Manusia, sejenis agama patung.

LGBT Dari Segi Medis
Dari segi medis bahwa ini adalah bentuk dari Penyakit, bisa jadi karena trauma masa kecil atau pelarian saja. Jadi LGBT itu sejenis penyakit, bukan faktor Gen. Tau sendirikan bahwa setiap penyakit ada obatnya, kecuali tua dan mati.

Semuanya berpasangan. Dua tangan, dua mata, dua telinga, siang dan malam, langit dan bumi, Aku dan Kamu. Indah bukan, sebuah ikatan Cinta terjalin dalam sebuah perkawinan yang direstui oleh budaya dan Agama, mengikat janji sehidup semati. Cie cie.

Ah bercerita tentang Cinta dan LGBT adalah sebuah Kata cinta yang sangat indah dari Jaluddin Rumi

"Cinta adalah anugerah, tanpa cinta dunia akan membeku. CInta adalah laut luas nan dalam. Cintailah semestinya yang menjadi pilar utama antar manusia, antar bangsa, antar sistem hidup yang berbeda ".

Lalu Kenapa Harus LGBT ?

0 komentar:

Post a Comment

Social Icons

 
Copyright © 2015 Bang Bintang, All rights reserved