Pilihlah Aku #1

Orang bilang jatuh cinta berjuta rasanya, dimanapun, dalam suasana apapun kau akan selalu ingat dia, entah sedang makan, atau saat berkendara, terlebih saat kau ingin tidur, kau akan membayangkan dia, dia, dan dia yang selau ingin kau lihat, ada rasa kangen ingin menatap fotonya, terlebih menantap wajahnya. Ah, bantal guling ku peluk erat-erat lalu kubenamkan sesak kangen di dadaku pada bantal. " aku jatuh cinta".

" Bro " lagi ngapain, weh cewek cantik bro, anak mana, lu suka ya ?..eh, ngak, ngak suka ,ini hanya teman fb aja kok riz, lagian cewek secantik dia mana mau sama aku. Ah, kamu itu cuman bilang "dia mana mau sama saya" itu aja dari dulu. buktinya ada kok beberapa cewek yang suka sama lu, lunya aja yang jual mahal, pengenya yang cantik-cantik mulu, asal kamu tau, cewek yang cantik pasti sudah punya cowok semua, apalagi si teman fbmu ini, aku yakin dia sudah punya pacar, sudah cari yang biasa biasa aja, lagian kalau cantik katanya suka selingkuh broh. Tak percaya teman aku buktinya. Lagian mana mau tuh cewek sama lu. "Eh" tuhkan, tadi juga aku bilang dia ngak mau sama aku, terus lu bilang aku kayak itu,hahahahhaha sial kau riz.

yah, rizki teman ku sejak smp. Nama kami sama-sama berawalan R, rizki dan Rivan, kami bertemu dan kenal sejak pertama kali ospek, disitulah dimulainya persahabatan kami, mungkin kami mempunya kesamaan dan mungkin itu juga yang membuat persahabatan kami terus erat sampai saat ini, dimana sampai aku dan rizki kuliah, melewati masa-masa sma yang terus bersama, kalau dipikir aku dan rizky kayak jodoh yang dipertemukan tuhan, tapi sayangnya kami sesama jenis, dan itulah yang membuat aku prustasi, oh my Good.

Sejak SMP sampai sma aku pernah beberapa kali jatuh cinta, tapi tak pernah ku utarakan, ingin niat mengungkapkan segala keinginan hati ke rizka, via, dan era, tapi semuanya kutunda, bukan sudah tak cinta lagi, tapi karena aku tak berani, sunguh benar-benar tak berani, andai waktu itu aku berani, mungkin sudah pernah merasakan cinta beneran.

Dan kini aku sudah dekat dengan Ana, sesekali kepo, saat ditanya teman terutama rizki akupun belum berani mengatakan kalau aku suka, lalu bagaimana dengan suasana hati yang terus meraung ini, sesekali sesak, ingin rasanya mengungkapkan perasaan, lalu haruskah aku harus kembali merasakan cinta yang terbuang karena tak berani mengungkapkan.

Ana....Akankah kau itu...


Bersambung......


0 komentar:

Post a Comment

Social Icons

 
Copyright © 2015 Bang Bintang, All rights reserved